Perkembangan
Konseling: Nama dan Peristiwa Penting
Konseling sebagai suatu
upaya profesional memang di mulai di negeri luar, ketika 1986-a psychological
counseling clinic was establised by Lightner Witmer at the University of
Pennysylvania. Namun Shertzer dan Stone memperkirakan bahwa konseling mulai ada
pada tahun 1898 melalui ungkapan, Counseling may have begun in 1989 when Jesse
B. Davis begun work as a counselor at Central High School in Detroit, Michigan.
Kedua kutipan diatas menyajikan menyajikan data yang sama kuat dan jelas. Akan tetapi
data tersebut terakhir tampak lebih praktis karena jelas ada seorang konselor
yang bertugas dan tidak sekedar
pendirian sebuah linik. Setelah mengalami proses perkembangan danpemantapan di
negeri asalnya, kemudian konseling berkembng di berbagai negara termasuk
indonesia yang tergandeng lekat dalam upaya dan pengembangan bimbingan sekolah
di Indonesia 1960.
Nama dan peristiwa yang
terlibat dalam perkembangan konseling, sebagaimana telah disusun oleh Pietrofesa,
dkk, disadur seperti berikut:
- 1) 1879-Wilohem Wundt mendirikan mendirikan laboratorium eksperimental psikologi yang pertama di Leipzig, Jerman.
- 2) 1883-G. Stanley Hall mendirikan suatu laboratorum psikologi pada universitas Johns Hopkins dan membantu mengawali studi kanak-kanak dan gerakan perkembangan di Amerika Serikat.
- 3) 1890-an-Para penulis pembaharu sosial, seperti jacob Riis dan Ida Tarbell, membantu menciptakan suasana bagi perhatian kepada masyarakat yang serba kekurangan di Amerika Serikat.
- 4) 1890-Sigmund Freud mulai menggunakan psikoanalosis dalam penyembuhan penyakit emosional.
- 5) 1895-George Merril mendirikan program bimbingan jabatan sistematik yang pertama di San Fransisco.
- 6) 1896- suatu klinik konseling psikologis didirikan oleh Lighner Witmer di Universitas Pennsylvania.
- 7) 1898- Jesse B. Davis memulai kegiatan sebagai pendidik dan konselor karir pada Central High School di Detroit.
- 8) 1905- Albert Binet dan Theophile Simon mengupayakan suatu test intelegensi umum baku di Paris.
- 9) 1908- Frank Parsonsmenggiatkan usaha-usaha bimbingan jabatan melalui kepemimpinannya pada Vocasional Bureau of Boston dan dengantulisannya yang berjudul Choosing A Vocasion.
- 10) 1909- Clifford Beers menulis A Mind That Found It Self dan membantu pendirian Nasional Comission for Mental Hygiebe (sekarang menjadi National Association for Mental Health).
- 11) 1913- National Vocational Guidance Association didirikan di Grand Rapid, Michigan.
- 12) 1917- Anny Alpha, suatu tes kemampuan verbal untuk kelompok, dan Anny Beta,suatu tes kemampuan mental nonverbal, dikembangkan untuk digunakan dalam testingdan prosedur skrining pada perang dunia I.
- 13) 1927- Strong Vocational Interest Blank diterbitkan pertama kali, menunjukkan kemajuan pertumbuhan dan perkembangan pengukuran minat.
- 14) 1929- George Reed Act disahkan oleh kongres yang meningkatkan bantuan federal, pemerintah pusat AS, bagi pendidikan jabatan.
- 15) 1934- George Ellzy Act, yang mendukung program-program pendidikan jabatan, disahkan oleh kongres.
- 16) 1935- sebagai reaksi dari depresi (ekonomi) dan pengangguran besar-besaran, didirikan Work Progress Administration. Konseling dan penempatan merupakan layanan yang dibuka, ditawarkan, bagi pemuda-pemudi.
- 17) 1936- George-Deen Act melanjutkan, menyambung dukungan federal bagi pendidikan jabatan.
- 18) 1937- didirikan American Association for Applied Psychology.
- 19) 1938- pada US Office of Education, departemen pendidikan AS, dibuka Occupational Information And Guidance Service.
- 20) 1939- E. G. Williamson mempublikasikan How to Counsel Students, tempat ia menguraikan konseling yang berlandaskan ancangan Trait adn Factor.
- 21) 1941- Army General Classification Test dikembangkan.
- 22) 1942- Carl Rogers mempublikasikan Counseling and Psychotherapy, dan ini mendukung pergeseraan penekanan gerakan konseling dari psikometrik ke terapi.
- 23) 1945- General Aptitude Test Battery dikembangkan oleh US Employment Office, departemen tenaga kerja AS
- 24) 1951- didirikan American Personal and Guidance Association.
- 25) 1952- diorganisasikan American School Counselor Association, dan pada tahun berikutnya menjadi suatu cabang dari American Personel and Guidence Association.
- 26) 1953- American Psychological Association mengganti nama difisinya yaitu Counseling and Guidance menjadi “devision 17-Counseling Psychology”.
- 27) 1953- B. F Skinner mempublikasikan Science and Human Behavior dan memusatkan perhatian konselor pada prinsip-prinsip behaviorisme.
- 28) 1954- diadakan Journal of Counseling Psychology.
- 29) 1954- dibentuk, didirikan, Office of Vocational Rehabilitation.
- 30) 1957- Donald Super mempublikasika The Psychology of Careers dan memusatkan perhatian pada teori-teori pemilihan karier pada pembuatan keputusan jabatan.
- 31) 1958- National Defence Educational Act menyediakan dana untuki mengokohkan program-program bimbingan sekolah dan mempersiapkan konselor-konselor sekolah lanjutan.
- 32) 1962- C. Gilbert Wrenn mempublikasikan The Counselir in A Changing World dan mendapatkan dukungan konselor dan pemuka-pemuka masyarakat.
- 33) 1964- kongres mengubah peraturan NDEA 1958 guna menyediakan dana federal bagi konselor sekolah dasar dan konselor pasca sekolah menengah.
- 34) 1967- Charles Truax dan Robert Carkhuff mempublikasikan Toward Effective Counseling and Psychotherapy, dan terus-menerus merevieu ramuan terapeutik dan merumuskan arah baru pendidikan konselor.
- 35) 1969- Johm Krumboltz dan Carl Thoresen mengedit Behavioral Counseling: Cases and Techniques, yang kemudian menunjang usaha para konselor bahavioristik.
- 36) 1970- Alfin Toffler menulis Future Schock dan mengarahkan perhatian konselor akan perlunya pengenalan proses perubahan kehidupan dan peluang masa depan.
- 37) 1971- Selaku komisaris US Office of Education, Sidney Marland mengaajukan konsep pendidikan karir dan diikuti keterlibatan dalam menunjang perkembangan dan perencanaan karir.
- 38) 1973- Robert Carkhuff mempublikasikan The Art of Helping dan memusatkan perhatian pada prosedur dan latihan konseling yang dapat dipelajari dan dinilai secara efektif.
- 39) 1976- kongres, dalam Public Law 94-482, mendirikan suatu unit administratif bagi bimbingan dan konseling pada US Office of Education dan menyediakan dana baru jumlah besar dan dapatdigunakan bagi berbagai program bimbingan dan konseling.
Perkembangan Konseling di Indonesia
Perkembangan konseling
di Indonesia tergolong relatif baru. Kehadiran upaya konseling ini mula-mula
dikembangkan di sekolah-sekolah, terutama sekolah menengah. Melihat kemajuan
masyarakat Indonesia yang sangat baik akhir-akhir ini, akhirnya konseling juga
diterapkan di pusat-pusat rehabilitasi sosial dan lembaga-lembaga sosial dan
industri.
Di Indonesia pekerjaan
di bidang konseling ini mulai menunjukkan perkembangannya, sekalipun keadaan
ini tidak dapat diperbandingkan dengan perkembangan yang ada di negara-negara maju.
Selain karena masih relatif baru, pekerjaan ini pekerjaan ini belum banyak
dirasakan “kebutuhannya” atau tidak dapat dianggap sebagai hal yang mendesak
dan tidak menjadi prioritas dalam mengatasi berbagai persoalan kehidupan
sosial, meskipun banyak orang yang sebenarnya memerlukan layanan konseling ini.
Di negara-negara maju,
layanan konseling telah diselenggarakan secara meluas. Selain telah menjadi
bagian dalam penyelenggaraan sistem pendidikan, konseling juga dilembagakan
sebagai instansi, seperti perusahaan, instansi sosial, rumah sakit, dan lembaga
koreksional. Jika apa yang terjadi di Amerika Serikat itu merupakan gambaran
kebutuhan layanan konseling di Indonesia yang akan datang, maka nantinya
layanan ini menjadi bagian yang cukup penting bagi upaya peningkatan kesehatan
mental masyarakat Indonesia yang akan datang.
Saat ini kemajuan dan
kebutuhan akan layanan konseling telah ditopang dengan banyaknya
lembaga-lembaga pendidikan yang mendidik tenaga-tenaga konselor profesional.
Dalam waktu yang relatif singkat dimungkinkan kesadaran masyarakat terhadap
perlunya layanan konseling akan meningkat.
Sejalan dengan kemajuan
dalam pelayanan terhadap kebutuhan individu, keluarga, dan masyarakat di
berbagai institusi, kini konseling telah dicoba dikembangkan secara luas, baik
melalui pendidikan, riset, maupun praktek di lapangan. Konseling yang kini
berkembang di masyarakat selain konseling pendidikan yang telah meluas
diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan, juga berkembang konseling jabatan (di
industri), konseling untuk reproduksi, konseling bidang kesehatan, konseling
keluarga untuk persiapan purna tugas, dan sebagainya. Dengan demikian konseling
ini menjadi usaha pemecahan masalah yang mulai dirasakan manfaat dan
perkembangannya menunjukkan tanggapan yang positif dari masyarakat.
Daftar Pustaka
Latipun. 2008. Psikologi Konseling.
Malang: UMM Press
Mappiare, Andi. 2004. Pengantar
Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Yusuf, Syamsu dan A. Juntika Nurihsan.
(2005). Landasan Bimbingan dan Konseling .Bandung: Rosda.
Noorholic. (2008).Sejarah Bimbingan dan
Konseling dan Lahirnya BK 17 Plus, [Online].Tersedia:http://noorholic.wordpress.com/2008/06/09/sejarah-bimbingan-dan-konseling-dan-lahirnya-bk-17-plus/[23
Maret 2012]
Sudrajat, Akhmad. (2008). Landasan
Bimbingan dan Konseling, [Online].
Tersedia:http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/25/landasan-bimbingan-dan-konseling/[23
Maret 2012]

0 komentar:
Posting Komentar